Fenomena Indera Keenam

2

Untitled

MITOS — Sering kita dengar orang memiliki indera keenam, yang berarti memiliki kelebihan dibandingkan manusia pada umumnya. Indera keenam sering dikaitkan dengan kemampuan seseorang melihat alam atau mahluk lain selain yang dapat dicapai oleh indera penglihatan atau indera biasa atau dalam bahasa Inggris disebut sebagai Sixth Sense.

Adapun ciri-ciri orang  yang memilik indera keenam itu, tidak dapat dikenali begitu saja, kecuali dengan orang-orang terdekat atau dengan orang-orang yang memiliki kemampuan yang sama. Sering kali kita menyangka seseorang itu tidak mengetahui apa-apa tentang sesuatu peristiwa yang tak kasat mata, akan tetapi sejatinya orang tersebut memiliki indera keenam.

Namun untuk mengetahui seseorang itu memiliki indera keenam dapat dibaca dari pengalaman atau kejadian yang dialaminya. Contohnya, apabila seseorang sering bermimpi kemudian mimpinya itu terbukti, dapat merasakan kehadiran mahluk lain disekitar kita tanpa adanya unsur ujub atau pamer diri, kadang kala mengetahui tabiat atau maksud dan tujuan orang yang baru ditemuinya walaupun sama sekali belum pernah dikenalinya, dan kemungkinan terakhir adalah sering kali mampu mengobati orang yang sakit akibat penyakit yang disebabkan sihir dan sebagainya.

Indera keenam itu, dapat dimiliki oleh seseorang karena bakat atau karena pelatihan-pelatihan olah batin khusus,dikarenakan setiap orang memiliki potensi untuk itu, karena masing-masing orang memiliki dasar atau potensi. Seringkali kita melihat dan mendengar disekeliling kita ada perkumpulan olah batin, majelis-majelis yang juga menyelenggarakan olah batin. Itu semua menandakan indera keenam dapat dilatih dan diasah walaupun seseorang tidak mengetahui sebelumnya.

Seringkali indera keenam itu juga merepotkan atau menyusahkan orang yang memilikinya, utamanya yang dapat melihat mahluk-mahluk gaib. Karena sosok yang dimunculkan seringkali sangat seram dan menakutkan.

Apakah indera keenam itu dapat ditutup atau diobati, jawabannya adalah bisa, tergantung dari orang yang memilikinya mau atau tidak untuk memiliki kemampuan itu. Karena seringkali orang salah kaprah dengan kemampuan memiliki penglihatan batin, mereka menganggap kemampuan itu adalah suatu kelebihan dari Tuhan padahal sejatinya itu adalah suatu ketidak wajaran bagi manusia. Manusia normal itu tidak dapat melihat mahluk  gaib, karena sudah dibatasi oleh kemampuan mata manusia yang hanya dapat menangkap benda-benda yang sifatnya material bukan in material (gaib). Manusia yang tidak normal itu sering disebut dengan Ab normal karena kemampuannya berfikirnya, bertingkah lakunya juga dibawah kewajaran seorang manusia. Sedangkan manusia yang memiliki kemampuan diatas batas kewajaran manusia yang sering disebut juga dengan Paranormal. Jadi disatu sisi dibawah kewajaran atau kenormalan manusia disatu sisi juga terlalu melebihi kewajaran manusia biasa. Artinya kemampuan seseorang memiliki kemampuan atau indera keenam bukan merupakan kelebihan yang diberikan Tuhan kepada manusia akan tetapi merupakan ujian berat bagi yang memilikinya, jadi sebagai manusia hendaknya tak perlu merasa hebat atau jago apabila memiliki indera keenam.

Ada beberapa peristiwa yang dirangkum oleh Mitos tentang fenomena di atas, diantaranya :

  1. Seorang pemuda asal Sunda yang bernama Jajang mengaku memiliki indera keenam. Seringkali ia memperlihatkan kemampuannya kepada teman-temannya sehingga teman-temannya menjadi takut dan berujung menjauhinya. Ini membuatnya menjadi gelisah dan ingin menghilangkan kemampuannya itu. Walhasil setelah dia bertemu dengan salah satu penggiat majelis zikir, dia diperintahkan untuk memamerkan kemampuan melihat mahluk gaibnya, akan tetapi setelah berulang kali dicoba ternyata dia tidak mampu lagi melihat. Penjelasan dari Ustaz tersebut mengatakan bahwa dipundak kiri ujang bertengger sebangsa jin yang memegangi kepalanya, sehingga dia dibawah masuk kedimensi jin dan dapat mahluk jin yang ada disekelilingnya. Setelah dibacakan ayat-ayat pengusir setan jin dipundak Jajang pergi dan dia tak dapat lagi melihat jin.
  2. Seorang anak bernama Dewi, yang sejak kecilnya dapat melihat mahluk abstral, hingga dia merasa terbebani dengan masalah itu. Dia takut keluar pada malam hari, takut akan kegelapan dan tak berani sendirian dirumah. Kedua orang tuanya merasa terganggu akan hal itu sehingga dia beberapa kali menghubungi Orang Pintar agar anaknya dapat sembuh. Hingga suatu saat dia bertemu dengan ustaz yang difasilitasi oleh Mitos. Sama kejadian pertama, ternyata sejak kecilnya, Dewi telah diganggu oleh jin yang juga kerap kali bertengger dipundak kirinya sehingga dia dapat melihat dan mendengar mahluk gaib disekitarnya. Setelah dibacakan ayat pengusir setan, maka dewipun terbebas dari masalah itu.

Dari kedua contoh kecil di atas, patutlah diwaspadai apabila kita memiliki indera keenam, karena ditakutkan itu hanya jin yang bertengger atau tipuan pikiran yang berhalusinasi semata.

Karena apabila kita memang diberi izin oleh Tuhan melihat mahluk gaib, maka tentu bukan satu atau dua saja yang nampak di pelupuk mata, akan tetapi akan ada ribuan bahkan jutaan mahluk gaib yang akan kita lihat, perlu diingat, jin itu hidupnya jauh sebelum manusia ada dan umurnya jauh lebih panjang dari manusia, jadi tak ada tempat di bumi ini yang kosong dari mereka.  Jadi bukan hanya satu atau beberapa jin saja, seperti yang sering kita dengar dari orang yang mengaku memiliki indera keenam. (Tim Mitos)

2 KOMENTAR

  1. facebook find love –
    Thank you for the auspicious writeup. It in fact was a
    amusement account it. Look advanced to far added agreeable from you!
    By the way, how can we communicate?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here