Hantu Balaikota Makassar Bikin Merinding (1)

0
Balaikota Makassar di Jl.A.Yani
Balaikota Makassar di Jl.A.Yani

MITOS — Hantu atau arwah gentayangan, diyakini sering mendiami gedung-gedung tua yang ada di sekitar kita. Salah satu gedung tua yang ada di kota Makassar yang ditengarai juga didiami oleh hantu-hantu yang gentayangan, adalah Gedung Balaikota Makassar di Jl.A.Yani, karena latarbelakang sejarah yang menyimpan misteri bersama usia gedung tersebut.

Gedung peninggalan Belanda yang sekarang merupakan pusat pemerintahan kota Makassar, sekilas memang terlihat menyimpan sejuta misteri yang belum terungkap. Walaupun ditengah-tengah gedung tua itu telah berdiri sebuah gedung baru yang disebut Menara Balaikota ternyata belum cukup untuk menghapus kesan angker yang melekat di wajahnya. Apalagi bila malam mulai menjelang, kesan angker itu semakin jelas terasa menyelimuti gedung tua itu.

Gedung berlantai dua yang berarsitektur Eropa Barat itu, dulunya dipakai oleh pemerintahan kolonial Belanda. Gedung itu dibangun berjejer membentuk bujur sangkar mengelilingi lapangan di tengahnya yang dulunya dipakai sebagai tempat upacara oleh Belanda. Bangunan yang diapit oleh jalan Ahmad Yani, jalan Balaikota serta jalan Slamet Riyadi ini, ternyata menyimpan sebuah cerita misteri yang menarik untuk diungkap.

Pada suatu kesempatan tim MITOS melakukan penelusuran gaib di gedung Balaikota Makassar untuk mengungkap kebenaran cerita-cerita misteri yang pernah terjadi di tempat itu. Di seputaran pelataran Balaikota mulai dari halaman depan sampai belakang menurut cerita yang berkembang sering ditemui tentara yang lagi berbaris mengitari gedung. Demikian pula di serambi lantai dua menuju ruang pola, sering didengar derap langkah kaki yang sangat teratur seperti orang yang berbaris. Sedangkan di serambi lantai satu selain suara derap langkah sering pula didengar suara-suara orang mengerang ataupun berdehem. Terlebih lagi di setiap sudut bangunan yang kebetulan ada anak tangga menuju lantai dua sering muncul penampakan hantu dengan berbagai macam versi.

Menurut penelusuran MITOS, aura mistis memang sangat kuat terpancar dari setiap sudut bangunan Balaikota terutama tangga kecil dari lantai satu menuju ruang Pola,  aura mistis memang sangat kuat terpancar dari tempat itu. Sedangkan derap langkah kaki di lantai dua memang benar adanya dan itu dilakukan oleh semacam mahluk halus yang bernama Jin untuk menampakkan keberadaannya kepada manusia.

Jin itu memang berwujud seperti orang Belanda dan merupakan jin Qarin (pendamping) dari tentara-tentara yang pernah bertugas disitu. Jin tersebut mengikuti setiap tindak tanduk manusia semasa hidupnya, baik itu tutur katanya, gerak geriknya maupun kesukaanya. Sehingga apabila orang tersebut meninggal dunia maka Jin tersebut yang secara naluriah melakukan kebiasaan orang yang diikutinya, sehingga kadang kala orang menduga itu adalah ruh yang gentayangan atau biasa disebut hantu.

Selain Jin atau hantu-hantu Belanda yang mendiami gedung Balaikota Makassar, ternyata ada beberapa jin-jin lokal yang nampak bergentayangan ditempat itu dan umumnya berjenis jin perempuan. Ini dapat dirasakan bahkan kadang kala menampakkan dirinya disekitar sudut tangga. Rupanya diwaktu malam hari gedung Balaikota dijadikan pula oleh para bangsa jin melakukan aktifitas perkantoran untuk kalangan mereka. Jadi tidak sesederhana pemikiran kita yang menganggap bahwa mahluk gaib yang bernama Jin itu hanya hidup untuk menakut-nakuti manusia seperti yang sering kita saksikan di layar lebar tetapi lebih lagi dari itu mereka juga seperti manusia yang hidup untuk kehidupan masyarakat mereka, jadi mereka ada yang berprofesi sebagai petani, pedagang, pekerja pabrik maupun orang kantoran seperti yang ada di Balaikota Makassar (Bersambung) (one/dar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here